Bula, KT
Menurut Zulkifli, pilkada bukan hanya sekedar ritual pergantian kepemimpinan setiap 5 tahun sekali, namun pilkada harus dimaknai sebagai sarana penyusunan kerangka pembangunan berbasis kebutuhan mendasar. Semua itu harus tertuang secara sistematis dalam Visi-Misi setiap pasangan calon dan disesuaikan dengan RT/RW Daerah sehingga arah kebijakan pembangunan dapat selaras dengan pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat
"Pilkada bukan dipahami sebagai suatu proses konvensional perebutan kekuasaan oleh elit politik atau hanya sekedar mengantikan pemimpin, tetapi jauh lebih subtansial adalah sarana untuk menentukan arah, peluang dan masa depan rakyat dan daerah ini (5) lima tahun kedepan yang berorientasi pada ide, gagasan yang tertuang dalam program dan visi-misinya." Ungkap Zulkifli
Menurutnya, dalam proses 5 tahunan ini bukan tentang siapa yang terpilih untuk mengelola anggaran, namun dengan pagu Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) kurang lebih sekitar Rp.951,8 Milyar/tahun, sehingga dirinya berharap pengelolaan anggaran daerah harus difokuskan pada problem serius seperti pengentasan kemiskinan yang terus meningkat, pengangguran yang semakin bertambah, sarana dan prasaran kesehatan yang memadai, sarana dan prasarana pendidikan, serta menyediakan lapangan kerja demi peningkatan kesejahteraan buruh, petani, dan nelayan.
"Jumlah APBD kita saat ini kurang lebih sekitar Rp.951, 8 Milyar pertahun. Dengan postur anggaran yang begitu besar, maka ini adalah peluang dan kesempatan untuk kita melihat dan memilih pemimpin yang mempunyai ide dan gagasan yang progresif revolusioner, agar bisa membawa rakyat dan daerah ini keluar dari kemiskinan dan ketertinggalan. Ucapnya
Selain itu, dirinya juga menghimbau kepada seluruh lapisan elemen mahasiswa, pemuda dan masyarakat untuk mengawasi dan menjaga jalannya proses pemilihan ini sesuai prosedur yang diamanatkan dalam UUD 1945. Selain itu, proses pemilihan serentak tahun 2024 ini diharapakan berjalan dengan aman, damai, jujur dan terbuka
"Saya mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk menjadi garda terdepan, mengawal dan memastikan jalannya pemilu agar bisa melahirkan suhu politik yang aman, damai, jujur dan transparan. Harap Zulkifli. (FS)
0 komentar:
Post a Comment