Ambon, Kompastimur.com - Program Walikota Jumpa Rakyat (WAJAR) pemerintah kota Ambon kembali berlangsung di Negeri Hative Kecil, Sabtu (11/11/2023). Wajar ini untuk mendengar dan menjawab aspirasi dari seluruh masyarakat oleh Pj. Walikota Ambon, Bodewin Wattimena dan seluruh OPD lingkup Pemkot Ambon.
Berbarengan dengan program WAJAR, dilakukan juga pelantikan RT & RW/ Kepala Negeri Hative Kecil periode 2023-2028, oleh Raja Hative Kecil, Josias Muriany, sekaligus penyerahan 100 paket sembako dari pemerintah kota kepada masyarakat Hative Kecil yang kurang mampu yang berlangsung di Baeleo Hative Kecil, Jumat (11/11/2023).
Pj. Walikota Ambon dalam sambutannya mengatakan penyelenggaraan pemerintahan yang dilakukan dalam wilayah negara kesatuan RI menganut sistem desentralisasi yaitu pelimpahan sebagian kewenangan oleh pemerintah, kepada pemerintah daerah dan diteruskan sampai dengan tingkat yang paling terbawa yakni Desa, Negeri, dan Kelurahan.
Katanya, desentralisasi ini harus dilakukan, karena jika menyadari sungguh bahwa pelayanan kepada masyarakat itu menjadi tujuan utama dari penyelenggaraan pemerintahan, dan oleh sebab itu, pendelegasian kewenangan itu dimaksudkan agar seluruh jajaran pemerintah mampu untuk menjangkau, dan memberikan pelayanan kepada seluruh masyarakat yang ada di seluruh wilayah negara kesatuan RI.
“Karena pelayanan kepada masyarakat, tidak mungkin dilakukan oleh kami di kantor walikota secara sendiri, tetapi harus dibantu, dan ditopang oleh para raja, kepala desa, lurah, bahkan sampai ke RW dan RT, supaya minimal dalam proses penyelenggaraan pemerintahan pelayanan publik dan pembangunan. Kita dapat menyerap aspirasi dari masyarakat, bahkan program kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah sampai pada masyarakat, itu bisa terselenggara dengan baik, karena kita punya jejaring, punya perpanjangan tangan sampai di RW dan RT,” akui Bodewin.
Selaku Penjabat Walikota Ambon, ia menghimbau kepada pimpinan RT dan RW yang baru saja dilantik, supaya dapat melaksanakan tanggung jawab, dalam membantu pemerintah kota, untuk meningkatkan pendapatan hasil daerah dalam rangka membangun kota Ambon sebagai perpanjangan tangan pemerintah.
"Misalnya untuk membagi SPT pajak bumi dan bangunan, serta bertanggung jawab untuk menjaga kebersihan lingkungan, membantu masyarakat yang belum memiliki KTP, serta menurunkan angka stunting, angka kemiskinan, dan lain sebagainya," pungkasnya.
Ia juga mengajak semua elemen masyarakat kota Ambon untuk menjaga kondisi keamanan menjelang Pemilu tahun 2024.
"Kita berupaya untuk menjaga dan memastikan penyelenggaraan Pemilu tahun 2024 berjalan dengan aman tertib dan damai di Kota Ambon," tutupnya. (MS)
0 komentar:
Post a Comment